• Jam Buka Toko: 08.00 AM – 08.00 PM
  • Status Order
  • Tlp: 08156677228
  • SMS/WA: 08156677228
  • mitrajaya@rumahcetak.co.id
Terpopuler:

Toko Packaging di Semarang

03 December 2019 - Kategori Blog

Pengemasan makanan merupakan penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan adalah:

  • Perlindungan dari bahaya jasmaniah (getaran, shock, dan sebagainya)
  • Perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, cahaya, dan lain-lain)
  • Kemudahan transportasi, terpenting untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
  • Menetapkan porsi yang layak untuk penjualan dan/atau konsumsi
  • Pemberian kabar, karena kemasan dapat dikasih label yang mencantumkan bermacam berita, termasuk barcode[2]
    Keindahan

Ragam-jenis kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga klasifikasi, adalah kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak seketika dengan produk, pun ikut terproses bersama dengan produk. Meskipun kemasan sekunder dan tersier tak mengalami kontak langsung dengan makanan.

Figur kemasan primer adalah kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng terkadang turut dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Meskipun pada produk lain, karton bisa tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalut kemasan primer. Padahal kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalut kemasan sekunder.

Tren dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal ialah mengurangi jumlah level kemasan yang membawa produk, sehingga yang lazimnya dikemas sampai sampai kemasan tersier, diwariskan menjadi hanya sekunder. Motivasi dalam melaksanakan hal ini yaitu menurunnya biaya produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi umumnya dikerjakan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung mewujudkan sampah kemasan lebih banyak dibandingi retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif ialah kemasan yang mempunyai kecakapan untuk mengindikasikan keadaan atau memberikan info tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Model kemasan aktif merupakan:

Pencatat suhu, lazimnya untuk pendistribusian produk dalam situasi dingin (cold chain) sehingga riwayat suhu yang dialami produk sejak dari produsen sampai siap dipasarkan dapat dikenal. Biasanya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tidak, sebab hal ini dapat memastikan kualitas dan umur simpan produk.
Indikator kimiawi, yang dapat bekerja seperti kertas lakmus yang menempel pada produk sehingga bisa diketahui apakah sudah terjadi perubahan dari kualitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya dapat berubah mencontoh kualitas produk di dalamnya. Sehingga perubahan kualitas pada kemasan dapat menjadi indikasi bahwa produk telah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini dapat dijadikan dari bahan yag dapat dimakan seperti gelatin dan pati, dan telah dipakai dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga dapat menyimpan isu yang cuma dapat diakses oleh orang-orang tertentu.

Comments are closed.

 
Chat via Whatsapp