Beranda » Cetak Kemasan » desain kemasan makanan plastik | Babatan

desain kemasan makanan plastik | Babatan

T Diposting oleh pada 11 June 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 3 kali

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan merupakan:[1]

Perlindungan dari bahaya jasmaniah (getaran, shock, dsb)
Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, cahaya, dan sebagainya)
Kemudahan transportasi, terpenting untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Memastikan porsi yang cocok untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian kabar, sebab kemasan dapat diberi label yang mencantumkan beraneka info, termasuk barcode[2]
Keindahan

Jenis-ragam kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga golongan, yakni kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak segera dengan produk, malahan ikut serta terproses bersama dengan produk. Meski kemasan sekunder dan tersier tidak mengalami kontak lantas dengan makanan.

Contoh kemasan primer merupakan kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng terkadang ikut dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Sedangkan pada produk lain, karton dapat tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbungkus kemasan primer. Meskipun kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan sekunder.

Popularitas dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal merupakan mengurangi jumlah tingkatan kemasan yang membawa produk, sehingga yang biasanya dikemas hingga hingga kemasan tersier, diturunkan menjadi hanya sekunder. Motivasi dalam melaksanakan hal ini adalah menurunnya biaya produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi lazimnya dilakukan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menjadikan sampah kemasan lebih banyak diperbandingkan retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif yakni kemasan yang memiliki kemampuan untuk mengindikasikan kondisi atau memberikan berita tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Figur kemasan aktif merupakan:

Pencatat suhu, umumnya untuk pendistribusian produk dalam keadaan dingin (cold chain) sehingga riwayat suhu yang dialami produk semenjak dari produsen sampai siap dipasarkan dapat dikenal. Umumnya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tidak, sebab hal ini bisa mempertimbangkan mutu dan usia simpan produk.
Indikator kimiawi, yang bisa berprofesi seperti kertas lakmus yang menempel pada produk sehingga dapat diketahui apakah telah terjadi perubahan dari kwalitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya bisa berubah mengikuti kwalitas produk di dalamnya. Sehingga perubahan mutu pada kemasan bisa menjadi indikasi bahwa produk telah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini dapat dibuat dari bahan yag dapat dimakan seperti gelatin dan pati, dan sudah dipakai dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga bisa menaruh isu yang cuma dapat diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk desain kemasan makanan plastik | Babatan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait desain kemasan makanan plastik | Babatan

Cetak Kardus  di Way Kanan

Cetak Kardus di Way Kanan

T 27 November 2018 F A admin

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM