Beranda » Cetak Kemasan » kemasan makanan mika | Kuningan

kemasan makanan mika | Kuningan

T Diposting oleh pada 31 May 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Pengemasan makanan merupakan penyimpanan makanan di dalam kemasan agar makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan adalah:[1]

Perlindungan dari bahaya jasmani (getaran, shock, dsb)
Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, sinar, dsb)
Kemudahan transportasi, terutamanya untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Mempertimbangkan porsi yang layak untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian isu, karena kemasan dapat diberikan label yang mencantumkan berjenis-jenis informasi, termasuk barcode[2]
Keindahan

Tipe-variasi kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga kelompok, ialah kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak segera dengan produk, malahan turut terproses bersama dengan produk. Meskipun kemasan sekunder dan tersier tidak mengalami kontak segera dengan makanan.

Teladan kemasan primer merupakan kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng kadang-kadang ikut dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Meskipun pada produk lain, karton bisa tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalut kemasan primer. Walaupun kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan sekunder.

Tren dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal merupakan mengurangi jumlah level kemasan yang membawa produk, sehingga yang biasanya dikemas hingga hingga kemasan tersier, diturunkan menjadi cuma sekunder. Motivasi dalam mengerjakan hal ini merupakan menurunnya biaya produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi umumnya dijalankan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menjadikan sampah kemasan lebih banyak diperbandingkan retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif yakni kemasan yang mempunyai kecakapan untuk mengindikasikan keadaan atau memberikan isu tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Teladan kemasan aktif ialah:

Pencatat temperatur, umumnya untuk pendistribusian produk dalam kondisi dingin (cold chain) sehingga riwayat temperatur yang dialami produk sejak dari produsen sampai siap dipasarkan dapat dikenal. Umumnya hal ini untuk mencegah apakah produk sudah didistribusikan secara benar atau tak, sebab hal ini dapat mempertimbangkan kualitas dan usia simpan produk.
Indikator kimiawi, yang bisa bekerja seperti kertas lakmus yang melekat pada produk sehingga dapat diketahui apakah sudah terjadi perubahan dari kwalitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya dapat berubah mengikuti mutu produk di dalamnya. Sehingga perubahan kwalitas pada kemasan dapat menjadi indikasi bahwa produk sudah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini dapat dibuat dari bahan yag bisa dimakan seperti gelatin dan pati, dan telah digunakan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID dapat dipasang pada kemasan sehingga dapat menyimpan berita yang hanya dapat diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk kemasan makanan mika | Kuningan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait kemasan makanan mika | Kuningan

cetak kardus  di KenyamEnrekang

cetak kardus di KenyamEnrekang

T 14 February 2019 F A admin

cetak kardus air mineral di  di

cetak kardus air mineral di di

T 10 January 2019 F A admin

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM