Beranda » Cetak Kemasan » kemasan kopi dari kertas | Kupangkrajan

kemasan kopi dari kertas | Kupangkrajan

T Diposting oleh pada 30 March 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan ialah:[1]

Perlindungan dari bahaya jasmani (getaran, shock, dll)
Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, sinar, dan lainnya)
Kemudahan transportasi, lebih-lebih untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Menentukan porsi yang sesuai untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian kabar, karena kemasan dapat diberikan label yang mencantumkan pelbagai kabar, termasuk barcode[2]
Estetika

Jenis-ragam kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga klasifikasi, yaitu kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak lantas dengan produk, malah ikut serta terproses bersama dengan produk. Sedangkan kemasan sekunder dan tersier tak mengalami kontak seketika dengan makanan.

Model kemasan primer yakni kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng adakalanya ikut serta dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Padahal pada produk lain, karton bisa tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan primer. Walaupun kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan sekunder.

Popularitas dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal ialah mengurangi jumlah tingkatan kemasan yang membawa produk, sehingga yang lazimnya dikemas sampai sampai kemasan tersier, diwariskan menjadi cuma sekunder. Semangat dalam melakukan hal ini adalah menurunnya tarif produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi umumnya dijalankan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menciptakan sampah kemasan lebih banyak dibandingkan retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif yakni kemasan yang mempunyai kemampuan untuk mengindikasikan keadaan atau memberikan informasi tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Teladan kemasan aktif ialah:

Pencatat suhu, biasanya untuk pendistribusian produk dalam keadaan dingin (cold chain) sehingga riwayat suhu yang dialami produk sejak dari produsen hingga siap dipasarkan bisa diketahui. Lazimnya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tidak, karena hal ini dapat mempertimbangkan kualitas dan usia simpan produk.
Indikator kimiawi, yang bisa bekerja seperti kertas lakmus yang melekat pada produk sehingga dapat diketahui apakah telah terjadi perubahan dari kwalitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya dapat berubah mencontoh kualitas produk di dalamnya. Sehingga perubahan mutu pada kemasan bisa menjadi indikasi bahwa produk telah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini dapat diwujudkan dari bahan yag bisa dimakan seperti gelatin dan pati, dan sudah diaplikasikan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga bisa menyimpan berita yang hanya dapat diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk kemasan kopi dari kertas | Kupangkrajan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait kemasan kopi dari kertas | Kupangkrajan

kertas pembungkus gula sachet  | Tiakur

kertas pembungkus gula sachet | Tiakur

T 16 October 2010 F A admin

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yakni:[1] Perlindungan dari bahaya jasmani (getaran, shock, dan sebagainya) Perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, sinar, dan sebagainya) Kemudahan transportasi, terutama untuk... Selengkapnya

pengertian desain kemasan  | Mojokerto

pengertian desain kemasan | Mojokerto

T 25 May 2011 F A admin

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan ialah:[1] Perlindungan dari bahaya fisik (getaran, shock, dan lain-lain) Perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, sinar, dan lainnya) Kemudahan transportasi, terlebih untuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM