Beranda » Cetak Kemasan » kemasan makanan kertas | Wamena

kemasan makanan kertas | Wamena

T Diposting oleh pada 31 January 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yaitu:[1]

Perlindungan dari bahaya jasmani (getaran, shock, dan lain-lain)
Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, sinar, dan lainnya)
Kemudahan transportasi, terutamanya untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Mempertimbangkan porsi yang pantas untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian info, sebab kemasan dapat dikasih label yang mencantumkan pelbagai isu, termasuk barcode[2]
Keindahan

Jenis-jenis kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga klasifikasi, adalah kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak seketika dengan produk, bahkan ikut terproses bersama dengan produk. Meskipun kemasan sekunder dan tersier tak mengalami kontak langsung dengan makanan.

Teladan kemasan primer merupakan kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng kadang kala turut dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Meski pada produk lain, karton dapat tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan primer. Meski kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalut kemasan sekunder.

Tren dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal yaitu mengurangi jumlah level kemasan yang membawa produk, sehingga yang lazimnya dikemas hingga sampai kemasan tersier, diwariskan menjadi cuma sekunder. Motivasi dalam melaksanakan hal ini merupakan menurunnya biaya produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi umumnya dikerjakan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menghasilkan sampah kemasan lebih banyak diperbandingkan retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif yakni kemasan yang mempunyai kecakapan untuk mengindikasikan situasi atau memberikan kabar tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Contoh kemasan aktif yakni:

Pencatat suhu, lazimnya untuk pendistribusian produk dalam keadaan dingin (cold chain) sehingga riwayat suhu yang dialami produk sejak dari produsen hingga siap dijual dapat dikenal. Umumnya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tak, sebab hal ini bisa menetapkan kwalitas dan umur simpan produk.
Indikator kimiawi, yang dapat bekerja seperti kertas lakmus yang melekat pada produk sehingga dapat diketahui apakah sudah terjadi perubahan dari kwalitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya bisa berubah mencontoh kwalitas produk di dalamnya. Sehingga perubahan kwalitas pada kemasan bisa menjadi indikasi bahwa produk telah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini dapat dibuat dari bahan yag bisa dimakan seperti gelatin dan pati, dan telah diaplikasikan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga dapat menaruh berita yang cuma bisa diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk kemasan makanan kertas | Wamena

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait kemasan makanan kertas | Wamena

pengertian desain kemasan  | Kubu

pengertian desain kemasan | Kubu

T 27 September 2010 F A admin

Pengemasan makanan ialah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan adalah:[1] Perlindungan dari bahaya fisik (getaran, shock, dsb) Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, sinar, dan lainnya) Kemudahan transportasi, khususnya untuk makanan... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM