Beranda » Cetak Kemasan » kemasan makanan surabaya | Paringin

kemasan makanan surabaya | Paringin

T Diposting oleh pada 30 November 2010
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yakni:[1]

Perlindungan dari bahaya fisik (getaran, shock, dan lain-lain)
Perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, sinar, dll)
Kemudahan transportasi, terutama untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Mempertimbangkan porsi yang cocok untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian informasi, sebab kemasan bisa diberikan label yang mencantumkan pelbagai info, termasuk barcode[2]
Estetika

Jenis-macam kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga golongan, adalah kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak lantas dengan produk, malahan ikut terproses bersama dengan produk. Sedangkan kemasan sekunder dan tersier tidak mengalami kontak seketika dengan makanan.

Figur kemasan primer adalah kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng kadang-kadang turut dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Sedangkan pada produk lain, karton bisa tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalut kemasan primer. Walaupun kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalut kemasan sekunder.

Tren dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal merupakan mengurangi jumlah level kemasan yang membawa produk, sehingga yang umumnya dikemas hingga hingga kemasan tersier, diwariskan menjadi cuma sekunder. Motivasi dalam melakukan hal ini adalah menurunnya biaya produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi biasanya dikerjakan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menghasilkan sampah kemasan lebih banyak dibandingkan retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif ialah kemasan yang mempunyai kemampuan untuk mengindikasikan situasi atau memberikan kabar tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Contoh kemasan aktif merupakan:

Pencatat temperatur, lazimnya untuk pendistribusian produk dalam situasi dingin (cold chain) sehingga riwayat temperatur yang dialami produk sejak dari produsen hingga siap dipasarkan dapat dikenal. Biasanya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tak, sebab hal ini dapat menentukan kwalitas dan usia simpan produk.
Indikator kimiawi, yang dapat bekerja seperti kertas lakmus yang melekat pada produk sehingga bisa dikenal apakah telah terjadi perubahan dari kwalitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya dapat berubah meniru kualitas produk di dalamnya. Sehingga perubahan kwalitas pada kemasan dapat menjadi indikasi bahwa produk sudah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini dapat dihasilkan dari bahan yag bisa dimakan seperti gelatin dan pati, dan sudah diterapkan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga dapat menaruh isu yang cuma dapat diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk kemasan makanan surabaya | Paringin

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait kemasan makanan surabaya | Paringin

jual kemasan ramah lingkungan  | Pulau Morotai

jual kemasan ramah lingkungan | Pulau Morotai

T 16 July 2010 F A admin

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yakni:[1] Perlindungan dari bahaya jasmani (getaran, shock, dan sebagainya) Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, cahaya, dan sebagainya) Kemudahan transportasi, terutamanya untuk... Selengkapnya

packaging food grade  | Bandung

packaging food grade | Bandung

T 3 August 2010 F A admin

Pengemasan makanan yakni penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yakni:[1] Perlindungan dari bahaya jasmaniah (getaran, shock, dsb) Perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, cahaya, dsb) Kemudahan transportasi, secara khusus untuk makanan... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM