Beranda » Cetak Kemasan » desain kemasan makanan kardus | Lamongan

desain kemasan makanan kardus | Lamongan

T Diposting oleh pada 11 October 2010
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 3 kali

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yakni:[1]

Perlindungan dari bahaya fisik (getaran, shock, dll)
Perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, sinar, dan lainnya)
Kemudahan transportasi, khususnya untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Memastikan porsi yang cocok untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian isu, sebab kemasan bisa dikasih label yang mencantumkan bermacam kabar, termasuk barcode[2]
Estetika

Ragam-variasi kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga golongan, yakni kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak lantas dengan produk, malah turut terproses bersama dengan produk. Meskipun kemasan sekunder dan tersier tidak mengalami kontak seketika dengan makanan.

Figur kemasan primer yaitu kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng kadang-kadang ikut serta dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Walaupun pada produk lain, karton dapat tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalut kemasan primer. Padahal kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalut kemasan sekunder.

Tren dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal ialah mengurangi jumlah tahapan kemasan yang membawa produk, sehingga yang umumnya dikemas hingga sampai kemasan tersier, diturunkan menjadi cuma sekunder. Motivasi dalam menjalankan hal ini adalah menurunnya biaya produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi lazimnya dijalankan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menghasilkan sampah kemasan lebih banyak dibandingkan retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif yaitu kemasan yang mempunyai kesanggupan untuk mengindikasikan situasi atau memberikan berita tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Figur kemasan aktif yakni:

Pencatat temperatur, lazimnya untuk pendistribusian produk dalam kondisi dingin (cold chain) sehingga riwayat temperatur yang dialami produk semenjak dari produsen hingga siap dijual bisa diketahui. Lazimnya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tidak, karena hal ini dapat memutuskan kwalitas dan umur simpan produk.
Indikator kimiawi, yang dapat bekerja seperti kertas lakmus yang melekat pada produk sehingga bisa dikenal apakah telah terjadi perubahan dari kwalitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya bisa berubah mencontoh mutu produk di dalamnya. Sehingga perubahan kwalitas pada kemasan bisa menjadi indikasi bahwa produk sudah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini bisa diwujudkan dari bahan yag bisa dimakan seperti gelatin dan pati, dan telah diaplikasikan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID dapat dipasang pada kemasan sehingga dapat menaruh info yang cuma dapat diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk desain kemasan makanan kardus | Lamongan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait desain kemasan makanan kardus | Lamongan

Cetak Kardus Custom di Bungo

Cetak Kardus Custom di Bungo

T 21 August 2018 F A admin

percetakan kardus  di Cakung

percetakan kardus di Cakung

T 22 January 2019 F A admin

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM