Beranda » Cetak Kemasan » bahan desain kemasan | Surabaya

bahan desain kemasan | Surabaya

T Diposting oleh pada 28 September 2010
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yakni:[1]

Perlindungan dari bahaya jasmaniah (getaran, shock, dan sebagainya)
Perlindungan dari keadaan iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, sinar, dsb)
Kemudahan transportasi, terutamanya untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Mempertimbangkan porsi yang sesuai untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian kabar, karena kemasan bisa diberikan label yang mencantumkan bermacam kabar, termasuk barcode[2]
Keindahan

Tipe-variasi kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak seketika dengan produk, pun turut terproses bersama dengan produk. Sedangkan kemasan sekunder dan tersier tidak mengalami kontak segera dengan makanan.

Teladan kemasan primer yakni kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng adakalanya ikut dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Sedangkan pada produk lain, karton bisa tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbungkus kemasan primer. Padahal kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalut kemasan sekunder.

Tren dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal ialah mengurangi jumlah tingkatan kemasan yang membawa produk, sehingga yang lazimnya dikemas sampai sampai kemasan tersier, diturunkan menjadi cuma sekunder. Motivasi dalam melaksanakan hal ini yakni menurunnya biaya produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi umumnya dikerjakan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung mewujudkan sampah kemasan lebih banyak dibandingi retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif yakni kemasan yang mempunyai kecakapan untuk mengindikasikan situasi atau memberikan berita tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Figur kemasan aktif ialah:

Pencatat temperatur, lazimnya untuk pendistribusian produk dalam keadaan dingin (cold chain) sehingga riwayat suhu yang dialami produk semenjak dari produsen hingga siap dijual bisa dikenal. Lazimnya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tak, sebab hal ini dapat menetapkan mutu dan usia simpan produk.
Indikator kimiawi, yang dapat berprofesi seperti kertas lakmus yang merekat pada produk sehingga bisa diketahui apakah sudah terjadi perubahan dari kualitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya bisa berubah mencontoh kwalitas produk di dalamnya. Sehingga perubahan mutu pada kemasan bisa menjadi indikasi bahwa produk telah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini bisa diciptakan dari bahan yag dapat dimakan seperti gelatin dan pati, dan telah diterapkan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga dapat menyimpan isu yang hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk bahan desain kemasan | Surabaya

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait bahan desain kemasan | Surabaya

tuliskan fungsi kemasan untuk produk makanan  | Bekasi

tuliskan fungsi kemasan untuk produk makanan | Bekasi

T 16 May 2011 F A admin

Pengemasan makanan yakni penyimpanan makanan di dalam kemasan agar makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yaitu:[1] Perlindungan dari bahaya jasmani (getaran, shock, dll) Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, sinar, dll) Kemudahan transportasi, terutama untuk makanan yang... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM