Beranda » Cetak Kemasan » bahan desain kemasan | Banjar

bahan desain kemasan | Banjar

T Diposting oleh pada 9 August 2010
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 3 kali

Pengemasan makanan ialah penyimpanan makanan di dalam kemasan agar makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yakni:[1]

Perlindungan dari bahaya jasmaniah (getaran, shock, dan sebagainya)
Perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, sinar, dan lain-lain)
Kemudahan transportasi, secara khusus untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Mempertimbangkan porsi yang layak untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian informasi, karena kemasan dapat diberikan label yang mencantumkan berjenis-jenis berita, termasuk barcode[2]
Keindahan

Variasi-macam kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga kategori, ialah kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak seketika dengan produk, bahkan turut terproses bersama dengan produk. Walaupun kemasan sekunder dan tersier tidak mengalami kontak seketika dengan makanan.

Figur kemasan primer ialah kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng kadang-kadang ikut dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Walaupun pada produk lain, karton dapat tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalut kemasan primer. Padahal kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan sekunder.

Popularitas dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal yakni mengurangi jumlah jenjang kemasan yang membawa produk, sehingga yang lazimnya dikemas sampai sampai kemasan tersier, diwariskan menjadi hanya sekunder. Motivasi dalam menjalankan hal ini ialah menurunnya tarif produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi umumnya dilaksanakan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung mewujudkan sampah kemasan lebih banyak dibandingkan retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif ialah kemasan yang memiliki kesanggupan untuk mengindikasikan keadaan atau memberikan info tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Teladan kemasan aktif yakni:

Pencatat suhu, umumnya untuk pendistribusian produk dalam kondisi dingin (cold chain) sehingga riwayat suhu yang dialami produk semenjak dari produsen hingga siap dijual dapat diketahui. Lazimnya hal ini untuk mencegah apakah produk sudah didistribusikan secara benar atau tak, sebab hal ini bisa menentukan kwalitas dan usia simpan produk.
Indikator kimiawi, yang dapat bekerja seperti kertas lakmus yang menempel pada produk sehingga bisa dikenal apakah telah terjadi perubahan dari kwalitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya dapat berubah mencontoh mutu produk di dalamnya. Sehingga perubahan mutu pada kemasan bisa menjadi indikasi bahwa produk sudah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini bisa dihasilkan dari bahan yag bisa dimakan seperti gelatin dan pati, dan telah diaplikasikan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga dapat menyimpan informasi yang hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk bahan desain kemasan | Banjar

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait bahan desain kemasan | Banjar

percetakan kardus  di Landak

percetakan kardus di Landak

T 11 February 2019 F A admin

Cetak Kardus Brownies di

Cetak Kardus Brownies di

T 11 March 2019 F A admin

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM