Beranda » Cetak Kemasan » jenis kemasan makanan | Sidodadi

jenis kemasan makanan | Sidodadi

T Diposting oleh pada 31 July 2010
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan agar makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan merupakan:[1]

Perlindungan dari bahaya fisik (getaran, shock, dan lainnya)
Perlindungan dari keadaan iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, cahaya, dll)
Kemudahan transportasi, khususnya untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Menentukan porsi yang layak untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian berita, sebab kemasan bisa diberikan label yang mencantumkan beragam isu, termasuk barcode[2]
Keindahan

Tipe-variasi kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga klasifikasi, yakni kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak langsung dengan produk, bahkan turut terproses bersama dengan produk. Meskipun kemasan sekunder dan tersier tak mengalami kontak lantas dengan makanan.

Figur kemasan primer yakni kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng sekali-sekali ikut serta dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Sedangkan pada produk lain, karton dapat tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan primer. Meskipun kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan sekunder.

Popularitas dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal yakni mengurangi jumlah jenjang kemasan yang membawa produk, sehingga yang umumnya dikemas hingga hingga kemasan tersier, diwariskan menjadi cuma sekunder. Motivasi dalam melakukan hal ini merupakan menurunnya tarif produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi umumnya dilaksanakan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menciptakan sampah kemasan lebih banyak dibandingi retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif ialah kemasan yang mempunyai kecakapan untuk mengindikasikan keadaan atau memberikan info tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Contoh kemasan aktif yaitu:

Pencatat temperatur, biasanya untuk pendistribusian produk dalam kondisi dingin (cold chain) sehingga riwayat temperatur yang dialami produk sejak dari produsen hingga siap dijual dapat dikenal. Lazimnya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tak, karena hal ini bisa menentukan kualitas dan umur simpan produk.
Indikator kimiawi, yang dapat bekerja seperti kertas lakmus yang menempel pada produk sehingga dapat dikenal apakah telah terjadi perubahan dari mutu produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya bisa berubah meniru mutu produk di dalamnya. Sehingga perubahan mutu pada kemasan bisa menjadi indikasi bahwa produk telah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini dapat dijadikan dari bahan yag bisa dimakan seperti gelatin dan pati, dan sudah diterapkan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID dapat dipasang pada kemasan sehingga bisa menyimpan info yang hanya dapat diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk jenis kemasan makanan | Sidodadi

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait jenis kemasan makanan | Sidodadi

cetak kardus  di Pulau Morotai

cetak kardus di Pulau Morotai

T 10 February 2019 F A admin

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM