Beranda » Cetak Kemasan » packaging makanan basah | Daruba

packaging makanan basah | Daruba

T Diposting oleh pada 28 July 2010
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Pengemasan makanan yakni penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan adalah:[1]

Perlindungan dari bahaya jasmaniah (getaran, shock, dll)
Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, cahaya, dan sebagainya)
Kemudahan transportasi, terutama untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Menetapkan porsi yang layak untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian kabar, karena kemasan bisa diberikan label yang mencantumkan beraneka info, termasuk barcode[2]
Estetika

Tipe-variasi kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga golongan, ialah kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak segera dengan produk, bahkan turut terproses bersama dengan produk. Padahal kemasan sekunder dan tersier tidak mengalami kontak langsung dengan makanan.

Figur kemasan primer merupakan kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng adakalanya turut dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Meskipun pada produk lain, karton bisa tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan primer. Meski kemasan tersier menggabungkan produk yang terbalutkan kemasan sekunder.

Popularitas dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal ialah mengurangi jumlah level kemasan yang membawa produk, sehingga yang umumnya dikemas sampai sampai kemasan tersier, diwariskan menjadi cuma sekunder. Semangat dalam melaksanakan hal ini adalah menurunnya tarif produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi lazimnya dijalankan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menjadikan sampah kemasan lebih banyak dibandingi retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif adalah kemasan yang memiliki kemampuan untuk mengindikasikan situasi atau memberikan isu tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Figur kemasan aktif ialah:

Pencatat suhu, lazimnya untuk pendistribusian produk dalam keadaan dingin (cold chain) sehingga riwayat temperatur yang dialami produk semenjak dari produsen sampai siap dijual bisa diketahui. Lazimnya hal ini untuk mencegah apakah produk sudah didistribusikan secara benar atau tidak, karena hal ini dapat memastikan kualitas dan usia simpan produk.
Indikator kimiawi, yang dapat berprofesi seperti kertas lakmus yang menempel pada produk sehingga bisa dikenal apakah telah terjadi perubahan dari mutu produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya bisa berubah mengikuti kwalitas produk di dalamnya. Sehingga perubahan kualitas pada kemasan dapat menjadi indikasi bahwa produk telah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini bisa diwujudkan dari bahan yag dapat dimakan seperti gelatin dan pati, dan sudah diterapkan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga dapat menyimpan berita yang cuma bisa diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk packaging makanan basah | Daruba

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait packaging makanan basah | Daruba

Cetak Kardus di Magelang

Cetak Kardus di Magelang

T 6 February 2019 F A admin

kemasan kopi dari kertas  | Tidore Kepulauan

kemasan kopi dari kertas | Tidore Kepulauan

T 11 July 2011 F A admin

Pengemasan makanan yakni penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan adalah:[1] Perlindungan dari bahaya lahiriah (getaran, shock, dll) Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, sinar, dll) Kemudahan transportasi, secara khusus untuk makanan... Selengkapnya

kertas pembungkus gula sachet  | Kembangan

kertas pembungkus gula sachet | Kembangan

T 23 February 2011 F A admin

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan agar makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan ialah:[1] Perlindungan dari bahaya jasmani (getaran, shock, dsb) Perlindungan dari kondisi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, cahaya, dan lainnya) Kemudahan transportasi, terpenting untuk makanan... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM