Beranda » Cetak Kemasan » packaging makanan basah | Buru

packaging makanan basah | Buru

T Diposting oleh pada 14 July 2010
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Pengemasan makanan merupakan penyimpanan makanan di dalam kemasan agar makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yaitu:[1]

Perlindungan dari bahaya lahiriah (getaran, shock, dsb)
Perlindungan dari keadaan iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, cahaya, dan sebagainya)
Kemudahan transportasi, khususnya untuk makanan yang bersifat curah (cairan, butiran)
Memastikan porsi yang pantas untuk penjualan dan/atau konsumsi
Pemberian info, sebab kemasan bisa diberi label yang mencantumkan berjenis-jenis informasi, termasuk barcode[2]
Estetika

Macam-macam kemasan

Kemasan terbagi menjadi tiga klasifikasi, yakni kemasan primer, sekunder, dan tersier. Kemasan primer mengalami kontak seketika dengan produk, malahan ikut terproses bersama dengan produk. Padahal kemasan sekunder dan tersier tak mengalami kontak seketika dengan makanan.

Model kemasan primer merupakan kemasan aseptik, kaleng, karton, botol, dan sebagainya. Pada industri pengalengan ikan, kaleng terkadang ikut serta dipanaskan bersama dengan isinya sambil \”memasak\” dan mensterilisasi ikan. Karton menjadi kemasan primer pada produk tertentu, misal buah. Sedangkan pada produk lain, karton dapat tergolong kemasan sekunder.

Kemasan sekunder menggabungkan produk yang terbungkus kemasan primer. Meskipun kemasan tersier menggabungkan produk yang terbungkus kemasan sekunder.

Tren dan kebijakan pengemasan

Kemasan minimal

Kemasan minimal adalah mengurangi jumlah jenjang kemasan yang membawa produk, sehingga yang umumnya dikemas hingga sampai kemasan tersier, diwariskan menjadi cuma sekunder. Semangat dalam mengerjakan hal ini yakni menurunnya tarif produksi dan sampah. Pengemasan tingkat tinggi umumnya dilakukan oleh retailer besar seperti supermarket, dan mereka cenderung menciptakan sampah kemasan lebih banyak diperbandingkan retailer kecil (misal pasar petani).

Kemasan aktif

Kemasan aktif adalah kemasan yang memiliki kemampuan untuk mengindikasikan keadaan atau memberikan isu tertentu dari suatu produk secara dinamis.
Teladan kemasan aktif merupakan:

Pencatat temperatur, lazimnya untuk pendistribusian produk dalam kondisi dingin (cold chain) sehingga riwayat suhu yang dialami produk sejak dari produsen sampai siap dipasarkan bisa dikenal. Lazimnya hal ini untuk mencegah apakah produk telah didistribusikan secara benar atau tak, sebab hal ini dapat mempertimbangkan kualitas dan umur simpan produk.
Indikator kimiawi, yang bisa berprofesi seperti kertas lakmus yang menempel pada produk sehingga bisa dikenal apakah telah terjadi perubahan dari kualitas produk.
Kemasan biodegradable yang kondisinya bisa berubah meniru mutu produk di dalamnya. Sehingga perubahan mutu pada kemasan bisa menjadi indikasi bahwa produk sudah berada dalam kemasan dalam waktu lama. Kemasan semacam ini bisa dihasilkan dari bahan yag dapat dimakan seperti gelatin dan pati, dan telah digunakan dalam industri farmasi sebagai kapsul.
RFID bisa dipasang pada kemasan sehingga dapat menyimpan informasi yang cuma bisa diakses oleh orang-orang tertentu.

Belum ada Komentar untuk packaging makanan basah | Buru

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait packaging makanan basah | Buru

kemasan makanan bandung  | Sibuhuan

kemasan makanan bandung | Sibuhuan

T 29 March 2011 F A admin

Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan agar makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yaitu:[1] Perlindungan dari bahaya lahiriah (getaran, shock, dan lainnya) Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, suhu, cahaya, dsb) Kemudahan transportasi, terutama untuk makanan... Selengkapnya

print kemasan kopi  | Tarogong Kidul

print kemasan kopi | Tarogong Kidul

T 23 November 2010 F A admin

Pengemasan makanan yaitu penyimpanan makanan di dalam kemasan agar makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan merupakan:[1] Perlindungan dari bahaya jasmaniah (getaran, shock, dan sebagainya) Perlindungan dari situasi iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, sinar, dll) Kemudahan transportasi, khususnya untuk makanan... Selengkapnya

kemasan makanan food grade  | Lembata

kemasan makanan food grade | Lembata

T 15 January 2011 F A admin

Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan adalah:[1] Perlindungan dari bahaya fisik (getaran, shock, dsb) Perlindungan dari keadaan iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, sinar, dll) Kemudahan transportasi, terutama untuk makanan yang... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

Kontak Kami Via WA 628156677228

TIME OUR SERVICE

MONDAY – FRIDAY      : 08.00 AM – 08.00 AM
SATURDAY – SUNDAY  : 08.00 AM – 08.00 PM
NATIONAL HOLIDAYS  : 08.00 AM – 08.00 PM